Monday, March 10, 2014

BERBUAT BAIK PADA SIAPAPUN



Pernahkah kita bertemu dengan orang yang berpenampilan seperti ini?


  •  Apa yang ada dalam pikiran teman-teman orang yang ada di gambar ini?
  • Apa dia orang gila, orang susah, orang tidak berpendidikan, atau apalah yang jelek-jelek
Sedikit saya akan mengingat dan bercerita dari film pendek yang pernah saya saksikan di TransTv

Sebut saja namanya Jono dan Joni mereka adalah dua orang marketing yang bekerja disebuah showroom mobil mewah yang cukup besar, yang setiap harinya datang orang-orang berduit berpenampilan rapih,stylish, untuk mereka layani transaksi pembelian mobil.
Disela-sela waktu kerjanya mereka mengobrol dengan sebuah topik si Jono mempunyai masalah yang cukup rumit dengan hidupnya, mulai dari hutang dimana-mana, bertengkar dengan istrinya dll kepada si Joni, Joni dengan seksama mendengarkan kisah hidup si Jono.
Lalu jono bertanya ke  joni, “ joni, tapi lu kok gw perhatiin kayaknya hidup lu lurus-lurus aja, gw liat ditempat kerja kayaknya lu gak ada beban gitu”, lalu joni menjawab, “ ah masa sih jono, keliatannya aja gw gak ada masalah tapi sebenernya juga banyak tapi ya gw bawa enjoy aja, banyakin bersyukur sama Tuhan udah banyak banget sebenernya yang dia kasih ke kita, ya.. kita tinggal syukurin aja walaupun banyak masalah dan gw yakin kalo kita sabar pasti bakalan indah pada waktunya.” Jono pun terdiam mendengar jawaban Joni.
Tiba-tiba ada yang datang dari luar showroom seorang Bapak-bapak yang umurnya sekitar  50 tahunan dengan pakaian lusuhnya, sandal jepit yang kontras sekali penampilannya dengan orang-orang yang ada di showroom, lalu si jono dengan sinisnya melihat Bapak itu dan menghampirinya. Jono bertanya, “ngapain pak ke showroom ini?” Bapak itu menjawab dengan sopan.”saya mau liat-liat mobil de, yang ini mobilnya bagus ya harganya berapa?” sambil melihat-lihat dan memegang salah satu mobil yang mahal,” dengan sinisnya joni menjawab,”itu harganya mahal pak” sambil meninggalkan si Bapak menuju ketempat Joni sampai Bapak itu memanggil jono tapi jono tidak menggubris panggilan Bapak itu.
Karena Joni melihat perlakuan Jono kepada si bapak itu tidak menunjukan rasa hormat , Joni marah ke Jono, tapi jono beralasan kalo bapak itu orang tidak berduit yang mau liat mobil mahal. Lalu joni menghampiri si Bapak tersebut dan bertanya “ada yang bisa saya bantu pak?” bapak itu menjawab, “ mobil ini harganya berapa ya de, boleh saya lihat dalam mobil ini?” kata joni menjawab “mobil ini harganya 930 juta pak, oh bapak mau liat dalamnya boleh pak saya buka-kan pintunya, silahkan dilihat”, lalu bapak itu merasa cocok dengan mobil pilihannya begitupun joni yang setuju dengan pilihan Bapak itu. Lalu Bapak itu setuju mau membeli mobil yang harganya mahal ini dan menyuruh seorang perempuan yang adalah asistennya yang sedari tadi diluar menunggu untuk mengurus administrasi pembelian mobil si  Bapak.
Joni kaget karena bapak itu mau membeli mobil di showroom tempat dia bekerja, lalu dia bertanyanya kepada asistennya “bu, maaf kalo pertanyaan saya menyinggung saya gak menyangka Bapak ini benar-benar ingin membeli mobil itu” sekretaris itu tersenyum dan menjawab, “iya beliau itu sebenernya seorang seniman yang karya-karyanya mahal dan terkenal didalam dan luar negeri, mangkannya beliau berpakaian agak nyentrik seperti itu, tapi dia pribadi yang ramah kok pak, dan dari kemarin kita sudah kebeberapa showroom untuk membeli mobil tapi banyak dari mereka yang memperlakukan beliau tidak baik, mungkin karena penampilannya”. 
Setelah selesai dengan keperluan administrasi pembelian mobil, si bapak itu berkata “terima kasih de sudah membantu saya memilih mobil” sambil bersalaman lalu si sekretaris memberikan sebuah cek bernilai jutaan rupiah kepada joni. Joni sangat berterima kasih kepada seniman itu karena Joni saat ini sangat membutuhkan uang untuk keperluannya, bukan hanya dari bapak seniman itu Joni mendapatkan bonus yang banyak, tetapi juga dari showroom karena dia telah berhasil menjual sebuah mobil mahal.
Dari cerita itu kita bisa memetik pelajaran bahwa “jangan menilai orang dari luarnya saja” berbaik sangka dan bersikap baiklah kepada setiap orang, bagaimana pun penampilannya. Ngomong-ngomong saya juga pernah diperlakukan seperti itu loh mulai dari satpam, penjaga minimarket, pramusaji di restaurant dll. Mungkin karena penampilan saya terlihat seperti anak-anak dan di sepelekan, atau saya tidak ada tampang berduit? (kalo yang ini bener hehe :p)
Semoga kita termasuk orang-orang yang tidak merendahkan orang lain hanya dari melihat dan menilai penampilannya saja, Think Positive :)

1 comment: